TEMANGGUNG,
Tim KKN Desa Getas Kecamatan Kaloran berkesempatan menjadi Pemandu
rombongan Kecamatan Kaloran, termasuk Camat Kaloran, Joko Prasetya,
untuk berwisata ke Curug Krecek, rabu (25/01).
Rombongan yang
terdiri dari Tim KKN Kecamatan Kaloran dan perangkat kecamatan berangkat
ke Air Terjun yang berada di Dusun Krecek, Desa Getas pukul 10 pagi.
Tiba di Dusun Krecek, mereka berjalan kaki sejauh sekitar 2 kilometer
melintasi perkebunan dan jalan setapak hingga akhirnya sampai di Air
Terjun setinggi 15 meter ini.
Air Terjun Krecek adalah simbol
Dusun yang sudah ada sejak tahun 1960-an ini. Kata "Krecek" yang berarti
air yang gemericik menyimbolkan bahwa Air Terjun ini adalah sumber
pengairan dan kedamaian bagi warga sekitar yang menggantungkan hidupnya
dari bertani dan berternak.
Kondisi keseluruhan dari Curug
Krecek ini perlu banyak perbaikan. Dimulai dari akses jalan menuju
tempat yang masih berbentuk jalan setapak dan melewati perkebunan warga,
kualitas air yang tidak layak digunakan untuk mandi ataupun dikonsumsi
karena tercemar dari hulu Curug yang berada di Sumowono, Kabupaten
Semarang. Selain itu, masih banyak sampah plastik dan potongan bambu
yang mengambang dan menurunkan potensi Air Terjun ini.
Joko
Prasetya, Camat Kaloran yakin Curug Krecek ini berpotensi sebagai objek
perwisata. "Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Yang pertama
adalah pembangunan infrastruktur, khususnya jalan yang menuju ke lokasi
harus dibuat jalan khusus. Yang kedua adalah peran serta masyarakat dan
pihak swasta dalam mengembangkan potensi pariwisata di Kecamatan
Kaloran, khususnya curug Krecek yang ada di daerah Temanggung ini."
Selaku Camat Kaloran sangat mengharapkan para Mahasiswa KKN Undip ini
bisa mengaplikasikan ilmu-ilmu yang didapat di kampus untuk meningkatkan
kesejahteraan Masyarakat, khususnya pada bidang pariwisata.(Hms12/JTRR-GTS2012/pakHhe)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar